Budaya seni lukis yang begitu besar, menjadikan deskripsi seni lukis menurut para ahli begitu
bervariasi. Menurut M. Adler, seni lukis dapat diartikan sebagai
sesuatu yang memberikan kesenangan. Deskripsi ini meskipun terkesan
sangat sederhana, namun tentu memiliki nilai kebenaran yang sangat jamak
diamini oleh manusia. Sebab, dalam sejarahnya seni lukis memang
dijadikan media yang membuat manusia senang melihatnya. Bahkan, meskipun
lukisan yang dihasilkan sedih, namun gambaran kesedihan tersebut akan
mewakili mereka yang merasakannya sehingga mereka merasa terwakili. Di
zaman dahulu saat seni lukis dianggap memiliki fungsi magis, seni lukis
juga dapat menjadi kesenangan tersendiri karena menenangkan jiwa manusia
yang begitu kecil saat berhadapan dengan alam yang begitu besar dan
ganas.
Deskripsi Seni Lukis Menurut Para Ahli Lainnya
Selain M. Adler, banyak lagi deskripsi seni lukis yang ditunjukkan
oleh para ahli lainnya. Filsuf terkenal, Aristoteles memberikan
deskripsi yang menyerupai deskripsi M. Adler. Menurut Aristoteles, seni
lukis adalah sesuatu yang selain baik juga menyenangkan. Deskripsi seni lukis menurut para ahli yang
memiliki pemaknaan hampir sama dengan Adler dan Aristoteles antara lain
T. Aquines, Johnson, Immanuel Kant, dan J. Bushnel. Deskripsi yang agak
berbeda diungkapkan oleh F. Hegel. Menurut Hegel, seni lukis adalah
identitas yang sempurna dan nyata. Sedangkan menurut Brade, seni lukis
adalah seni yang memanfaatkan budi dan akan untuk menghasilkan karya
yang membahagiakan jiwa spiritual manusia.
Pemahaman seni menurut Brade pada dasarnya serupa dengan pengertian
seni menurut Adler dan ahli lain yang berpendapat bahwa seni akan
memberikan kesenangan. Namun demikian, Brade memberikan penekanan pada
jiwa spiritual yang tidak diungkit pada pengertian seni menurut Adler.
Deskripsi Brade mengenai seni lukis ini tentu sangat benar apalagi bila
kita memahami seni lukis dalam konteks budaya masa lalu yang penuh
dengan hal-hal spiritual. Berbagai media yang digunakan untuk
mengekspresikan hal ini adalah seni patung dan seni lukis. Pada
dasarnya, tentu seni lukis menurut para ahli dapat dimaknai berbeda-beda dan tidak terlepas dari masa dan dimana para ahli tersebut hidup.
Minggu, 27 November 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar